Umat Islam di Jepang akan merayakan Idul Adha tahun 2014 pada minggu lima Oktober di Masjid Bilal Nagona, Sasaki.
| Foto: suasana sholat Idul Adha, Mirajnews |
Dikutip dari hasil wawancara Mi'raj Islamic News Agency kepada Debby Febri Indra, mahasiswa Jepang asal Indonesia, shalat Idul Adha dimulai pada pukul 07.30 waktu jepang atau sekitar pukul 05.30 untuk waktu Indonesia bagian barat.
Sebelumnya, diperkirakan yang datang untuk solat dari berbagai negara, diantaranya Pakistan, Iran, Indonesia dan lainnya. Pada tahun kemarin yang melaksanakan Idul Adha sekitar puluhan orang.
“Untuk saat ini jumlah jamaah solat Idul Adha juga sama, karena selain di Nagona, masih banyak tempat lain di Jepang,” tambahnya.
Menurut Indra, untuk pelaksanaan kurban sendiri sangat sulit dilakukan, hal ini dikarenakan sulitnya mencari daging sapi atau kambing di Jepang, kalaupun ada harganya pun terbilang mahal.
“Tahun kemarin saat khatib naik mimbar dan memberi tausiyah, kami kesusahan untuk mengerti, karena khatib biasanya dari Pakistan memakai bahasa resmi mereka, dalam melakukan solat kami pun juga kurang kosentrasi, karena muslim Pakistan pun memiliki cara sholat yang berbeda,” ujarnya. Indra juga mengatakan, untuk tahun ini khatib juga berasal dari Pakistan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar